CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS

Rabu, Mei 02, 2012

KATA “SALING” IT'S VERY IMPORTANT


Jika suatu saat kamu memiliki teman, jangankan untuk bersilaturahim, menyapapun jarang dilakukan, hanya sekedar “say hai” saat dia tidak sengaja berpapasan denganmu, ketika dia sedang merasa senang dan bahagia, dia melupakan kamu, pura-pura tidak melihat, saat teman kantor tersebut itu sakit parah di rumah sakit, apakah kamu akan datang menjenguknya? Mungkin iya, tapi pasti akan sedikit terpaksa, kurang ikhlas. Hal tersebut mungkin sangat manusiawi, right! ^_^

Coba bedakan, saat kamu memiliki teman baik, tiap hari bertemu, dia selalu mengingatmu disaat senang dan susah, sering menyapa, suka menolong, saat mendengar dia sakit parah, jangankan kamu menjenguk ke rumah sakit, kamu mungkin akan ikhlas membantu merawatnya, right?
Begitupula halnya dengan Rosulullah SAW. Bagaimanakah saat hari kiamat datang, mungkinkah Rosulullah berkenan memberikan shafa’atnya di akhirat seizin Allah, menolong kita yang sedang benar-benar membutuhkan pertolongannya, padahal kita sebagai umat islam sudah sangat jarang bersholawat atas Rosulullah SAW, mungkin hanya dibaca saat sholat di tahiyat awal dan akhir saja.

Bagaimana kita bisa mengenal Rosulullah SAW, jika tiap hari kerjaan kita hanya FB-an, Twitteran, BBM-an, YM-an, dll. Kita lebih senang mengomentari hal lucu dibandingkan membaca Al-Quran dan lebih senang bercanda, tertawa, hal buruk jadi lelucon, saya sendiripun masih sering melakukannya, entah sampai kapan hal ini masih kita lakukan. Sadar atau tidak sadar, hal yang kurang baik menjadi yang sangat biasa. Bukan hal tabu untuk dibicarakan, justru jadi kebiasaan.

Sabda Rosulullah : Janganlah banyak tertawa, karena dengan banyak tertawa mematikan hati (H.R. Thabrani)

Jika ingin diberi shafa’at oleh Rosulullah SAW seizin Allah, kita harus sering berkomunikasi langsung kepada Allah SWT dan Rosul-Nya. Komunikasi kepada Allah SWT bisa lewat sholat, doa, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Komunikasi kepada Rosulullah dengan bersholawat, dan mengikuti teladannya. Komunikasi kepada sesama manusia saja perlu dilakukan secara dua arah, istilahnya “saling”, dengan begitu kita merasa lebih dihargai dan dihormati, hidup kita akan berjalan lebih harmonis ^_^

Jika pemerintah dan rakyat saling mendengarkan, menghargai, menghormati, pasti tidak akan pernah ada tindakan anarkis dalam berdemonstrasi, right?

Jadi kata “Saling” itu sangat penting. It's very important ^_^


Minggu, April 08, 2012

TUKANG GORENGAN YANG BERSAHAJA


Apakah arti sebuah kebahagiaan itu?
Saat kamu menjadi Suamikah? Istrikah? kayakah? sukseskah?

Berbahagiakah saat kamu menjadi kaya? mungkin iya, jika awalnya kamu sering merasakan kekurangan lalu segala sesuatunya menjadi tercukupi, kemudian timbullah rasa bahagia karena kamu bersyukur atas pemberian-Nya.

(Sumber gambar : mim.yahoo.com)


Tetapi apakah orang yang kaya itu selalu bahagia, jika ia bersyukur pasti bahagia, tetapi jika ia kurang bersyukur pasti lambat laun kekayaannyapun tidak lagi menjadikan dirinya merasa bahagia, mungkin juga membuat dirinya menjadi sedikit tersiksa, karena harus terus memikirkan harga dirinya sebagai orang kaya, contohnya : ia sudah terbiasa makan di sebuah restoran mewah, menggunakan mobil keluaran terbaru, tidur di hotel mahal, holiday ke luar negeri, akankah ia bahagia, jika ia tiba-tiba makan di warteg, naik angkot, tidur di pos ronda, holiday ke hutan. Belum tentu kan? Karena kebahagiaan tergantung apakah kita mau bersyukur atau tidak. ^_^

Apakah orang tukang gorengan yang penuh kesederhanaan itu selalu sedih? Jika ia banyak mengeluh mungkin ia akan merasa semakin sengsara. Tetapi jika ia bersyukur, Kita pasti akan melihat kebahagiaan di matanya saat ia makan dengan lauk seadanya, makan lahapnya, sesudahnya ia mengucapkan “Alhamdulillah”.

Kita yang hidup berkecukupan kadang sering tidak bersyukur, lauk-pauk lengkap tersedia, mau makan 10 kali setiap haripun bisa, tapi lupa berdoa dan bersyukur, karena Allah membuat kita terlena, dengan segala karunia-Nya, Cobaan dan ujian kepada orang kaya adalah hartanya, kita sering lupa bahwa semua adalah titipan Allah, jika sewaktu-waktu diambilnya, kita bisa apa?

Kebahagiaan kecil, saat kita sedang berpuasa, kita tidak makan dan minum seharian, tidak marah-marah, tidak membicarakan orang yang jelek-jelek, tidak banyak mengeluh, tidak iri dan dengki, lalu saat kita berbuka, walaupun dengan dengan seteguk air putih yang hambar dan lauk yang sederhana, semua terasa lebih enak dari biasanya. sebuah contoh kecil dalam keseharian tapi saat kita mensyukurinya, kitapun merasa lebih bahagia.

Allah memberikan kita ujian, cobaan, segala kesulitan dan kesusahan, agar kita yang sudah terlalu jauh menyimpang akan kembali mendekat kepada-Nya. Kita pasti merasa lebih bahagia setelah kita berhasil melewatinya, mengambil hikmah, dan bersyukur. Right? ^_^

That’s right!  The sadness is a process to happiness.

Selama kita di dunia, kesedihan dan kebahagiaan akan datang silih berganti, hal yang wajar dan pasti terjadi, Kebahagiaan yang hakiki, mungkin bukan didunia, tapi nanti diakhirat. Saat kita mendapatkan surga-Nya. Amin ya robbal alamiiin.



MATAHARI



Apakah yang kamu ketahui tentang matahari? Matahari adalah bola raksasa yang terbentuk oleh gas hidrogen dan helium, yang memancarkan sinar, cahaya, gelombang elektromagnetik, panas. Ia  berperan sebagai pusat tata surya. Planet,  satelit dan benda langit lainnya yang berada dalam galaksi bimasakti berputar mengitari matahari. Ia merupakan sumber energi bagi tumbuhan untuk mensintesa/membentuk/memproduksi makanan. Tumbuhan menjadi makanan bagi hewan herbivora untuk mempertahankan hidupnya, lalu hewan herbivora dimakan hewan karnivora. Manusia berada pada tingkatan paling atas sebagai makhluk omnivora yang bisa memakan semua makhluk hidup, tumbuhan dan hewan. Kemudian semua makhluk hidup termasuk manusia akhirnya mati lalu diuraikan oleh makroorganisme dan mikroorganisme tanah. Seperti itulah rantai makanan.


(Sumber gambar : liong-william.blogspot.com)

(QS. Yaa Sin : 71-73) “ Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakan binatang ternak untuk mereka (71). Dan Kami tundukkan binatang-binatang itu untuk mereka; maka sebagiannya menjadi tunggangan mereka dan sebagian nya mereka makan (72). Dan mereka memperoleh padanya (binatang ternak) manfaat-manfaat dan minuman. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur (73) ”.

Bisakah manusia bertahan hidup dengan segala kemampuan dan kepintarannya, jika matahari tidak lagi bersinar? Jangankan jika ia berhenti bersinar, saat ia bersinar terlalu terang saja, manusia pasti mengeluh kepanasan ^_^


Siapakah yang menciptakan matahari? Dialah Allah SWT. Dia yang menciptakan semua yang ada di alam semesta, matahari hanya sebagian kecil karunia-Nya bagi kita semua. Dia juga yang menjaga agar planet berputar teratur pada lintasannya.


(QS. Yaa Sin : 81) “ Dan tidaklah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi itu berkuasa menciptakan yang serupa dengan itu? Benar, Dia berkuasa. Dan Dialah Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui”.


Pernahkah terpikir jika Allah sudah bosan dan kesal dengan segala tingkah laku manusia yang serakah dan jarang bersyukur, lalu Dia menghentikan cahaya matahari selama beberapa detik saja, apakah yang akan terjadi? semua makhluk hidup akan mati beku, contohnya adalah jika orang Indonesia yang biasa dengan iklim tropis yang sepanjang tahun selalu disinari panas matahari lalu kita dipindahkan ke kutub utara yang minus beberapa celcius. Efek yang ditimbulkan pada saat itupun belum seberapa dahsyat jika sinar matahari dihentikan beberapa detik.  Bisakah manusia yang pintar ini beradaptasi dengan cepat?  ^_^


Bersyukur terhadap apapun yang Allah berikan untuk kita. Karena itulah yang terbaik untuk kita.


Dengan rasa syukur kita bisa lebih menikmati hidup dan mengurangi khawatiran yang sering menghinggapi hati. That’s right “No more Galau” ^_^


Jangan berlebihan dalam mengekslorasi kekayaan alam demi keuntungan semata dan jangan lupa meregenerasi sumber daya alam yang bisa diperbarui, Save our Earth…



SABAR DAN IKHLAS



Saat kita sedang ditimpa musibah, cobaan, ujian, dan azab Allah, berupa rasa kehilangan, kesedihan dan keputus-asaan. Hadapilah dengan kesabaran, hal tersebut membuat kita dapat berpikir lebih jernih dalam ngintrospeksi diri atas kesalahan yang mungkin kita perbuat, tidak lagi banyak mengeluh, dan bisa mengambil hikmah kehidupan.
(Sumber gambar : itcommunity.web.id)

Dengan keikhlasan, hati kita menjadi lapang dan tentram, menghilangkan sakit hati, kesal, iri dan dengki, senang akan kebahagiaan orang lain, ikut bersedih saat melihat orang tertimpa musibah, bukan sebaliknya.

Kadang kitapun sering lupa bahwa hakikatnya kita hanya manusia yang sering melakukan kesalahan. Terbuai dengan kesenangan duniawi, hingga lupa bahwa ajal kita semakin dekat. Takutkah kita jika belum cukup mempersiapkan segala sesuatu untuk bekal di akhirat kelak. Kita bahkan lebih takut dicaci oleh sesama manusia, kenapa belum mapan dan sukses, belum bisa membeli motor, mobil, tanah, rumah, emas berlian, tabungan dan deposito.

Karena kekayaan harta itu bersifat relatif, sehingga tidak dapat diukur dengan kuantitas, jika kita melihat si A sebagai orang kaya, temannya belum tentu berpikir hal yang sama, karena mungkin saja temannya lebih kaya dari kita yang melihat si A. begitulah sifat kita, tidak akan pernah puas. “Selagi ada kesempatan menjadi kaya, sikaaaaat pren, hehe”

Saat Allah memberikan kebahagiaan di dunia, tiada kekurangan sesuatu apapun, kita merasa Allah begitu memudahkan jalan-Nya, disaat yang sama pula Diapun memberikan ujian, akankah kita kita bersyukur akan karunia-Nya dengan tidak menyombongkan diri, tidak lupa bersedekah, menolong orang yang kesusahan, dll. Ataukah kita menjadi kufur akan semua nikmat-Nya, merasa bahwa semua hal yang dicapai saat ini adalah hasil kerja keras dirinya semata.

Coba tegok tetangga kita yang hidup serba kekurangan, ia pun bekerja keras, ia pun ulet berusaha, tapi Allah belum sama memberikan takdir-Nya. Apakah hal tersebut adil menurutmu? Mungkin kita merasa tidak adil tapi percayalah bahwa Allah Maha Adil, Dia tahu hal yang terbaik untuk hambanya, Jika ada yang ditakdirkan menjadi kaya, Allah pasti meminta pertanggung-jawaban hambanya, kemanakah harta kekayaannya dipergunakan. Saat ia ditakdirkan menjadi miskin, Allah tidak akan mempertanyakan kemana hartanya dipergunakan, dan hal itu mempermudah jalannya ke surga. 

Kesuksesan dunia bisa dilihat manusia, tapi kesuksesan akhirat tidak ada yang bisa memprediksi. Right!

Berbaik sangka ”it’s called by possitive thingking“
Semoga saat kita terlalu jauh menyimpang dari jalan Allah, Dia tidak pernah bosan menyentil dan mengingatkan agar kita kembali ke jalan-Nya. Amiiin ya robbal alamiin.



Rabu, April 04, 2012

HE IS THE LUCKY ONE


Apakah kriteria utama calon suami yang akan kamu pilih? 
Bagaimanakah karakter dan sifatnya? 
Apa alasannya? Siapakah pria yang beruntung itu?
Kalian mau tahu jawaban yang terlontar dari mulut para wanita? 
Inilah jawaban mereka!

Simak baik-baik. Check it out my friends… ^_^
(Sumber gambar :autism-community.com)
  1. Pria yang bertanggung jawab, yang mau menikahi sang wanita, yang mau menerima segala kekurangannya, menempati posisi utama di hati para wanita dewasa yang ingin segera menikah dan berkeluarga.
  2. Pria mapan, kata mereka, bukan yang kaya, tapi yang mapan, pria itu harus mempunyai pekerjaan tetap sehingga bisa menghidupi dan mencukupi keperluan hidup setelah menikah.
  3. Pria yang dewasa dan bijaksana dalam berpikir dan bertindak.
  4. Pria yang menyayangi wanita dan juga orang tuanya, bisa membaur dan bisa menerima keluarga besarnya.
  5. Pria sabar dan pengertian.
  6. Pria yang taat beragama, yang bisa menjadi imam yang baik, yang benar-benar menjalankan perintah agama secara keseluruhan dalam segala aspek kehidupannya sehingga bisa saling mengingatkan saat salah-satunya berbuat salah, membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah warohmah.
  7. Pria yang baik kelakuannya. Alasannya, wanita tidak perlu lagi mengawasi tingkahlaku suaminya setelah menikah
  8. Pria yang menyenangkan, bisa membahagiakan hati wanita saat ia sedang sedih.
  9. Pria pintar dan cerdas, wanita suka jika suami mereka bisa menjelaskan semua hal.
  10. Pria yang tampan menjadi pilihan terakhir, walaupun wanita tidak memungkiri sangat menginginkan pria tampan menjadi suaminya, untuk memperoleh keturunan yang baik secara genetik, tapi jika mereka dihadapkan dengan masalah hati setelah menikah, mereka memilih pria yang berfisik biasa saja untuk menjadi suaminya. Mungkin dengan pilihan seperti itu mereka akan merasa lebih tentram hidupnya. 

Masih banyak kriteria lain yang belum saya kemukakan disini, ini hanya sebagian kecil ungkapan hati beberapa wanita, pastinya tidak akan mewakili keinginan semua wanita.

Sebagian besar wanita menginginkan pria yang setara bahkan harus lebih tinggi tingkatannya. Hal tersebut melingkupi berbagai macam aspek kehidupan, seperti tingkat pendidikan, pekerjaan, pola pikir, umur, dll.

Tetapi pada dasarnya semua wanita menginginkan pria yang menjadi suaminya kelak adalah pria yang bisa menerima semua kelemahan dan kekurangannya serta menjadikannya wanita istimewa dan satu-satunya, yang selalu setia mencintainya dan menyayanginya sepenuh hati, yang bisa menjadi imam dan pemimpin dalam keluarganya, yang menegurnya saat ia salah, yang tegas terhadapnya, yang sopan memperlakukannya, yang menghiburnya saat sedih datang padanya, yang menjadi ayah dari anak-anaknya, yang selalu mendengarkan cerita dan keluhannya, yang bercanda gurau dengannya, yang menguatkannya saat ia lemah, yang memberikan solusi atas masalahnya, yang akan hidup bersamanya dikala suka dan duka hingga tua renta dan ajal menjemputnya. Dialah pria yang bertanggung jawab membawanya menuju surga di dunia dan akhirat nanti.

Dialah pria beruntung itu. “Yes, he is the lucky one”

The beauty is you, The beauty of attitude and religion.

Keep fighting, keep praying, and keep smile ^_^



IYA KAMU



Hai Wanita…

Iyaaa, kamu yang disana,

ko malah negok-negok lihat orang lain,

kamu yang lagi duduk,

bukan kamu,

tapi kamuuuuu,

bukan yang botak,

kamu yang berjilbab,

iya kamu yang lagi tersenyum,

baru bangun tidur yaaa?

Jangan melongo aja

iya kamu, ko belum nyadar-nyadar,

Look at me…

iya kamuuuu, siapa lagi

di sana kan cuma ada satu, kamu doang.

Iya, Kamu yang Allah pilihin buat aku





Keep fighting, keep praying, and keep smile ^_^







Kamis, Maret 29, 2012

GALAU VS SMILE

(sumber gambar : amazon.co.jp)


Kata-kata Galau, sering denger kan? 
Kenapa yaa ko kita bisa galau?

Coba deh kamu baca penyebab kegalauan dibawah ini :

1.     Kamu tidak mengerti pelajaran/matakuliah yang kamu ambil
2.     Kamu yang harus diulang matakuliah karena dapat nilai E, D, C
3.     Kamu harus mengulang matakuliah semester depan bersama angkatan dibawahmu
4.     Kamu belum lulus kuliah
5.     Kamu punya gebetan tapi malu mengungkapkan perasaanmu
6.     Kamu punya gebetan tapi keburu jadian dengan temanmu
7.     Kamu nembak tapi ditolak
8.     Kamu disindir teman-teman karena belum pacaran
9.     Kamu dicuekin pacar
10. Kamu disengkuhin pacar
11. Kamu berantem sama pacar
12. Kamu diputusin pacar
13. Kamu ditinggalin pacar (dicampakkan)
14. Kamu tidak punya pacar
15. Kamu berpacaran tapi long distance relationship/ LDR
16. Kamu sudah lama berpacaran tapi belum menikah
17. kamu belum menikah padahal hampir sebagian besar teman-temanmu sudah menikah
18. Kamu sudah berumur dan sudah harus menikah tapi belum menikah
19. Kamu belum mendapat restu orangtua/mertua untuk menikah
20. Orangtua kamu tidak setuju dengan pacarmu/calon istri/calon suami
21. Kamu belum punya pasangan untuk menikah
22. Kamu belum mendapat pekerjaan yang layak
23. Pacarmu/calon suami belum bekerja
24. Kamu belum punya uang/motor/mobil/rumah untuk menikah
25. Kamu sudah lama menikah tapi belum dikaruniai anak
26. Suami/istri selingkuh
27. Suami/istri menikah lagi
28. Suami/istri sudah tidak sayang lagi
29. Kamu kehilangan orang yang sangan kamu sayangi (Ayah/Ibu/Suami/Istri/Anak/Adik/Kakak/Pacar/Sahabat/dll) karena meninggal dunia.
30. Kamu dijodohkan dengan orang yang tidak kamu cintai
31. Kamu merasa dikecewakan oleh orang yang kamu percayai/sayangi/cintai.
32. Kamu tidak nyaman dengan pekerjaan yang sekarang.
33. Kamu mendapatkan gaji kecil, belum sesuai dengan harapanmu.
34. Kamu tidak nyaman dengan teman disekolah/dikampus/dikantor.
35. Bossmu memberikan pekerjaan yang sangat banyak tapi deadline cuma beberapa hari.
36. Harapan dan keinginan kita belum sesuai dengan kenyataan yang kita terima.

Adakah alasan diatas yang membuatmu merasa galau? Ada atau tidak?
Ada berapa banyak kalimat yang menjadi penyebab kegalauanmu? Ada satu, dua, tiga, sepuluh, duapuluh, dst.

Semakin banyak kegalauan yang dikeluhkan, maka akan terasa semakin memusingkan otak, susah memejamkan mata, menyesakkan dada, menyakitkan hati. Solusinya cuma ada satu yaitu mngikhlaskannya. Emang gampang kalau cuma ngomong, pasti sangat sulit menerimanya.

Sebenarnya kalimat no. 36 insyaallah akan mewakili semua kegalauan kita. Kalau kalimat no. 1 sampai no. 35 mah sebisanya saya mengarang bebas. ^_^

Mungkin saat ini kita tidak mengerti, mengapa Allah memberikan masalah seperti itu. Tapi suatu saat nanti kita pasti bersyukur dan pasti akan mengerti mengapa Allah memberikan sejuta masalah, kesedihan, kekecewaan, dll. Hal ini yang akan membuat kita lebih kuat, dewasa dan lebih bijaksana dalam memecahkan segala permasalahan hidup.

Allah pasti memberikan masalah kepada kita sesuai tingkatan dan kemampuan yang kita miliki untuk menyelesaikannya.

Allah tidak akan memberikan semua yang kita inginkan, tapi Allah pasti memberikan semua yang kita butuhkan. Semua keinginan kita belum tentu baik bagi kita, Right?

Karena hanya Allah yang Maha Tahu yang terbaik untuk hidup kita.

Percayalah bahwa Allah masih merahasiakan kejutan-kejutan untuk kita. Nanti saat kita siap menerimanya. Semua pasti akan terasa indah. Keep smiling, keep fighting ^_^ .

Rabu, Maret 28, 2012

DEVIL CS THE WORLD



(sumber gambar : comunityjoymusasi.blogspot.com)

Kejujuran dan kebenaran merupakan hal yang sangat sulit didapatkan pada zaman sekarang, bisa diibaratkan bagai mencari jarum di tumpukan jerami. Walaupun kejujuran dan kebenaran sukar dicari, tapi fitrah kita sebagai manusia menyukai hal yang baik. Suka sama orang jujur. Tidak suka sama pembohong, Right?

Saya punya pengalaman lucu bersama teman saya. Dia seorang mantan preman pasar, kini bekerja menjadi trainer fitness, walaupun sudah tidak lagi menjadi preman kadang kebiasaannya dulu tidak bisa hilang begitu saja, kadang ia masih suka minum miras, sholat jarang ia lakukan, mungkin banyak hal-hal negatif lainnya. Tapi suatu waktu, kami pernah ngobrol

Kira-kira percakapannya seperti ini :
Dia : “bay, liat blackberry lu dong”
Saya : “nih”
Dia : “temen lu cantik yaaa” *Sambil liat-liat contact list bbm saya
Saya : “yang mana sih?“ *sambil memastikan orang yang di lihat temen saya.
Dia : “ini yang pke jilbab”
Saya : “Gw kirain lo doyannya sama yang seksi”
Dia : “klo yang buat jadi istri mah gw lebih suka yang ini, yang seksi mah ga cocok buat dinikahin tapi cuma dikawinin doang”
Saya : “Jiaaaaah, dasar, cewek yang berjilbab itu mah dah nikah, dah punya suami”
Dia : “Yah telat dong gw” hahaha

Setelah sebelumnya dia sakit parah selama satu bulan karena terkena penyakit komplikasi lever dan diabetes mellitus. Akhirnya teman saya meninggal. Dimata saya dia adalah seorang teman yang baik, orang yang jujur, murah senyum, ga pernah mengajak saya minum miras bareng, sebulan kemudian setelah dia meninggal, di mimpi saya, dia kelihatan senang, ditanya apapun dia ga menjawab, cuma tersenyum, mungkin dia cuma minta dibacakan surah yaasin, Semoga Allah telah mengampuni dan menggugurkan semua dosa-dosa yang mungkin dia telah lakukan saat hidup. Amiiin ya robbal alamiin.

Jika ingin berteman, maka bertemanlah kepada siapapun, jangan takut, premankah ia, no problem. jika ada hal negatif, jangan diikuti ambil sisi baik dan hikmahnya. Jangan pernah menilai orang karena chasingnya karena baik-buruknya seseorang bukan kita yang menilai, tapi Allah. Nanti saat kita mati, baru tau hasilnya. ^_^

Kita mungkin bukanlah seorang preman, pencuri, pelacur, tapi tidak ada seorangpun yang tahu, lebih banyak mana dosa kita atau mereka?
Kadang orang yang memiliki otak pintar lalu ilmunya dipergunakan dengan jalan yang salah, akan dampaknya akan lebih luas dan besar. Boro-boro mau mendengarkan saran dan kritikan, karena dirinyalah yang merasa paling pintar, paling benar, paling berkuasa.

Contohnya seorang pencuri kotak amal masjid atau pejabat yang menjadi koruptor, sama-sama mengambil harta orang lain, semuanya sama, sama-sama lagi khilaf, sama-sama punya kesempatan pas ada duit didepan mata, cuma bedanya orang yang jadi pencuri kotak amal masjid cuma digodain sama setan yang ijazah terakhirnya sampai SLTA doang, mungkin kalau pejabat tinggi yang suka korupsi karena digodain sama setan bergelar minimal S2 ada juga yang Doctor atau Professor, atau setan yang dapet gelar kehormatan honoris causa, hehe tapi apesnya pencuri kotak amal masjid digebukin sampai mati, pejabat yang korupsi mah punya kuasa, dipenjara cuma beberapa bulan dan mendapatkan perlakuan khusus dan fasilitas mewah. Kan ada selogan “Yang bayar, Yang dilayani” hehe.


(sumber gambar : devilspice.com)

Kesimpulannya singkat dan padat :
Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; diantara mereka ada yng beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik (QS Ali Imran : 110)

Semakin kita merasa lebih baik dari orang lain, entah karena lebih kaya, lebih lebih pintar, lebih soleh, lebih sukses, lebih dari apapun. Sehingga kita jadi merasa sombong dan di saat itulah setan menutup mata hati kita dengan bisikannya. Kita jadi malu menerima kebenaran. malu untuk berkata jujur. malu melakukan hal yang baik karena takut dibilang riya. Tapi kita tidak pernah malu lagi untuk berbuat tidak baik, seakan semua hal buruk adalah hal yang biasa kita lakukan.

Jika kita senang mengkritik orang, kitapun harusnya senang saat orang lain memberikan kritik dan saran kepada kita. Sudah seharusnya saling mengingatkan kepada kebaikan. jika kita melakukan kesalahan lalu diberikan kritik dan saran, hal tersebut adalah hal yang wajar

Penulis mohon maaf jika ada yang kurang berkenan. karena manusia adalah  tempatnya salah dan dosa. Right?

“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliah) bermusuh-musuhan, maka Allah menjinakkan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk (QS. Ali Imran : 103)


(sumber gambar : purplenote.wordpress.com)

Yuk Kita tutup dengan doa, tolong di aminin yaa

Ya muqollibal qulub tsabbit qolbi'aladdinika wa'ala tho'atika
"Wahai dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku atas agama-Mu dan atas ketaatan kepada-Mu"

Ya Allah, kami sering berbohong hanya untuk meninggikan derajat kami diantara sesama manusia, tapi sesungguhnya Engkaulah yang akan menilai kami nanti, setelah kami mati. Sesungguhnya tidaklah berguna manusia menganggap kami baik. tapi akhirnya kami menjadi penghuni neraka-Mu. Naudzubillah min dzalik.

Ya Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. maafkanlah semua kesalahan kami, kekhilafan kami, ketidakberdayaan kami dalam mencari keridho-anMu sehingga banyak menyimpang dari jalan-Mu.

Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami kian bertambah dan terus menggunung setiap hari. Terimalah Taubat kami ya Robbi.

Ya Allah kuatkanlah iman kami terhadap-Mu, luruskanlah lisan kami dalam berkata jujur dan benar.

Ya Allah dengan belas-kasih-Mu. Jadikanlah kami penghuni syurga karena amal kami tidaklah cukup untuk memasukinya.



  • Amin ya robbal alamiin.