CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS
Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan

Minggu, April 08, 2012

MATAHARI



Apakah yang kamu ketahui tentang matahari? Matahari adalah bola raksasa yang terbentuk oleh gas hidrogen dan helium, yang memancarkan sinar, cahaya, gelombang elektromagnetik, panas. Ia  berperan sebagai pusat tata surya. Planet,  satelit dan benda langit lainnya yang berada dalam galaksi bimasakti berputar mengitari matahari. Ia merupakan sumber energi bagi tumbuhan untuk mensintesa/membentuk/memproduksi makanan. Tumbuhan menjadi makanan bagi hewan herbivora untuk mempertahankan hidupnya, lalu hewan herbivora dimakan hewan karnivora. Manusia berada pada tingkatan paling atas sebagai makhluk omnivora yang bisa memakan semua makhluk hidup, tumbuhan dan hewan. Kemudian semua makhluk hidup termasuk manusia akhirnya mati lalu diuraikan oleh makroorganisme dan mikroorganisme tanah. Seperti itulah rantai makanan.


(Sumber gambar : liong-william.blogspot.com)

(QS. Yaa Sin : 71-73) “ Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakan binatang ternak untuk mereka (71). Dan Kami tundukkan binatang-binatang itu untuk mereka; maka sebagiannya menjadi tunggangan mereka dan sebagian nya mereka makan (72). Dan mereka memperoleh padanya (binatang ternak) manfaat-manfaat dan minuman. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur (73) ”.

Bisakah manusia bertahan hidup dengan segala kemampuan dan kepintarannya, jika matahari tidak lagi bersinar? Jangankan jika ia berhenti bersinar, saat ia bersinar terlalu terang saja, manusia pasti mengeluh kepanasan ^_^


Siapakah yang menciptakan matahari? Dialah Allah SWT. Dia yang menciptakan semua yang ada di alam semesta, matahari hanya sebagian kecil karunia-Nya bagi kita semua. Dia juga yang menjaga agar planet berputar teratur pada lintasannya.


(QS. Yaa Sin : 81) “ Dan tidaklah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi itu berkuasa menciptakan yang serupa dengan itu? Benar, Dia berkuasa. Dan Dialah Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui”.


Pernahkah terpikir jika Allah sudah bosan dan kesal dengan segala tingkah laku manusia yang serakah dan jarang bersyukur, lalu Dia menghentikan cahaya matahari selama beberapa detik saja, apakah yang akan terjadi? semua makhluk hidup akan mati beku, contohnya adalah jika orang Indonesia yang biasa dengan iklim tropis yang sepanjang tahun selalu disinari panas matahari lalu kita dipindahkan ke kutub utara yang minus beberapa celcius. Efek yang ditimbulkan pada saat itupun belum seberapa dahsyat jika sinar matahari dihentikan beberapa detik.  Bisakah manusia yang pintar ini beradaptasi dengan cepat?  ^_^


Bersyukur terhadap apapun yang Allah berikan untuk kita. Karena itulah yang terbaik untuk kita.


Dengan rasa syukur kita bisa lebih menikmati hidup dan mengurangi khawatiran yang sering menghinggapi hati. That’s right “No more Galau” ^_^


Jangan berlebihan dalam mengekslorasi kekayaan alam demi keuntungan semata dan jangan lupa meregenerasi sumber daya alam yang bisa diperbarui, Save our Earth…



SABAR DAN IKHLAS



Saat kita sedang ditimpa musibah, cobaan, ujian, dan azab Allah, berupa rasa kehilangan, kesedihan dan keputus-asaan. Hadapilah dengan kesabaran, hal tersebut membuat kita dapat berpikir lebih jernih dalam ngintrospeksi diri atas kesalahan yang mungkin kita perbuat, tidak lagi banyak mengeluh, dan bisa mengambil hikmah kehidupan.
(Sumber gambar : itcommunity.web.id)

Dengan keikhlasan, hati kita menjadi lapang dan tentram, menghilangkan sakit hati, kesal, iri dan dengki, senang akan kebahagiaan orang lain, ikut bersedih saat melihat orang tertimpa musibah, bukan sebaliknya.

Kadang kitapun sering lupa bahwa hakikatnya kita hanya manusia yang sering melakukan kesalahan. Terbuai dengan kesenangan duniawi, hingga lupa bahwa ajal kita semakin dekat. Takutkah kita jika belum cukup mempersiapkan segala sesuatu untuk bekal di akhirat kelak. Kita bahkan lebih takut dicaci oleh sesama manusia, kenapa belum mapan dan sukses, belum bisa membeli motor, mobil, tanah, rumah, emas berlian, tabungan dan deposito.

Karena kekayaan harta itu bersifat relatif, sehingga tidak dapat diukur dengan kuantitas, jika kita melihat si A sebagai orang kaya, temannya belum tentu berpikir hal yang sama, karena mungkin saja temannya lebih kaya dari kita yang melihat si A. begitulah sifat kita, tidak akan pernah puas. “Selagi ada kesempatan menjadi kaya, sikaaaaat pren, hehe”

Saat Allah memberikan kebahagiaan di dunia, tiada kekurangan sesuatu apapun, kita merasa Allah begitu memudahkan jalan-Nya, disaat yang sama pula Diapun memberikan ujian, akankah kita kita bersyukur akan karunia-Nya dengan tidak menyombongkan diri, tidak lupa bersedekah, menolong orang yang kesusahan, dll. Ataukah kita menjadi kufur akan semua nikmat-Nya, merasa bahwa semua hal yang dicapai saat ini adalah hasil kerja keras dirinya semata.

Coba tegok tetangga kita yang hidup serba kekurangan, ia pun bekerja keras, ia pun ulet berusaha, tapi Allah belum sama memberikan takdir-Nya. Apakah hal tersebut adil menurutmu? Mungkin kita merasa tidak adil tapi percayalah bahwa Allah Maha Adil, Dia tahu hal yang terbaik untuk hambanya, Jika ada yang ditakdirkan menjadi kaya, Allah pasti meminta pertanggung-jawaban hambanya, kemanakah harta kekayaannya dipergunakan. Saat ia ditakdirkan menjadi miskin, Allah tidak akan mempertanyakan kemana hartanya dipergunakan, dan hal itu mempermudah jalannya ke surga. 

Kesuksesan dunia bisa dilihat manusia, tapi kesuksesan akhirat tidak ada yang bisa memprediksi. Right!

Berbaik sangka ”it’s called by possitive thingking“
Semoga saat kita terlalu jauh menyimpang dari jalan Allah, Dia tidak pernah bosan menyentil dan mengingatkan agar kita kembali ke jalan-Nya. Amiiin ya robbal alamiin.